Aku Mulai mengenal-Nya…

Aku Mulai mengenal-Nya…

Tuhan memberikan sesuatu itu pasti tepat pada waktunya. Saat kita mau percaya pada kuasa dan kehendaknya. Dia akan selalu memberikan kepada kita selaku anak-anaknya. Walau terkadang kita sering jatah pada-Nya.

Tuhan itu lebih dari orang tua kita, Dia mampu memberikan sesuatu bahkan yang tidak kita pikirkan sekalipun. Tuhan itu pemurah penuh kasih dan sayang, bila kamu pernah mengalami kasih Tuhan maka kamu akan mengatakan “ya memang betul Tuhan itu begitu baik, bahkan sangat baik”. Bahkan untuk kamu yang mungkin tidak terlalu peduli dengan Tuhan. Dia selalu menunggu dengan tangan terbuka menunggu kita datang padaNya. Kalau kamu membaca catatan harianNya maka kamu akan menitihkan air mata, betapa kamu begitu berharga untukNya. Dia rela mengorbankan putranya untukmu, saat kamu kembali padaNya seluruh isi Surga tempat kediamanNya bersorak-sorai. Itulah nilai jiwamu dimataNya.

Saat Dia katakan Dia mengasihi manusia, Tuhan benar- benar menyatakan hal itu, banyak hal yang bisa kita lihat. Dalam perbuatan besarnya di masa yang lalu. Bahkan sampai saat ini. Cintanya begitu indah padamu.

Saat aku merasakan kasih Tuhan yang melimpah dalam hidupku, aku begitu bersyukur karna aku mengimani Dia. Hidupku jadi baru dan penuh dengan pengharapan. Dulu saat aku belum terlalu peduli denganNya dan belum mengerti dengan cintaNya padaku yang begitu dalam, aku begitu kacau dan gampang sekali terombang-ambing dengan perasaanku. Saat aku bahagia aku merasa itu memang hakku untuk bahagia. Dan saat aku penuh dengan masalah yang aku buat sendiri aku merasa tak berdaya dan hidup tak berarti, tak ada yang dapat aku andalkan. Entah dimana aku taru Tuhan dalam hatiku. Kemudian aku baru tersadar dan bangkit bahwa aku punya Allah, aku punya Tuhan yang bahkan lebih dari siapapun didunia ini. Iya sanggup menyelesaikan masalahku, kalau aku mau menyerahkannya pada Dia. Saat aku mengakuinya dalam hidupku, Dia mulai bekerja dan hidupku lebih berarti. Kini aku mulai mencintaiNya, seperti Dia mencintai aku. Tuhan memberi tahuku cara bertemu dengan-Nya agar aku sering menemui-Nya, Dia memberitahukanku bagaimana aku bisa tahu mau-Nya agar aku bisa juga menyenangkan hatiNya. Aku melakukannya dan Dia bekerja dalam hidupku.

Hari demi hari aku lalu denganNya, tanpa aku merasa kekurangan apapun, semua dicukupkanNya. Namun terkadang aku masih bandel dan keras kepala padaNya, kadang aku merasa diriku kuat, namun ketika aku jatuh Dia tak pernah meninggalkan ku, Dia tak pernah menutup telinga dari seruanku. Dia tetap menghampiriku dengan kasihNya yang menyala bagaikan api yang menghangatkanku, sampai ketika aku jatuh dan aku tak berseru padaNya, Dia malah mengingatkanku bahwa aku tak sendirian. CintaNya yang dalam padaku membuat aku mengerti kasih yang sesungguhnya.

Sering dalam doaku aku menitihkan air mata karna kerasnya hidup yang aku lalui, namun Dia menampung air mataku dan menghibur aku. Ketika aku tertawa dan terseyum Dia menikmati senyumanku. Apa yang aku kerjakan pada-Nya Dia menghargai itu. Aku mencitai-Nya lebih dari apapun itu.

Saat aku mengingat betapa nakalnya aku pada-Nya, betapa keras kepalanya aku pada-Nya, betapa malasnya aku, dan betapa cerobohnya aku. Aku menagis dan mengucap syukur pada-Nya. Karena  Tuhan tetap menghargai aku, Tuhan tetap sabar denganku. Dia mendidik dan menegur aku dengan kasih saat Dia merasa aku perlu mendapatkannya, namun aku sering menangis keras dan merasa dia kejam pada-Ku, tapi ketika semua didikan-Nya aku jalani dan teguran-Nya aku dengar. aku merasa malu dan mengucap syukur pada-Nya.  Kadang apa yang Dia lakukan padaku tak aku mengerti namun aku tetap percaya pada-Nya. Karna aku tahu Dia tak kan mencelakakan aku. Karna hidupku berharga dimata-Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s